Kasus Suap Dirjen Perhubungan Laut, Adiputra Dituntut 4 Tahun Penjara

 

 

 

Eskopi.com – Majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat menuntu terdakwa kasus penyuapan Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan, Adiputra Kurniawan dengan tuntutan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta dengan sebsider lima bulan kurungan.

Jaksa KPK, Komisaris PT Adhiguna Keruktama mengatakan hal tersebut dinilai dibuktikan secara sah melakukan penyuapan terhadap Antonius Tonny Budiono selaku Dirjen Hubla mengenai perizinan pengerukan empat pelabuhan di beberapa wilayah Tanah Air.

“Menyatakan, terdakwa Adiputra Kurniawan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut,” ungkap Jaksa Dian pada persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

Jaksa juga mengatakan mengenai hal yang memberatkan terdakwa yakni tidak menyokong usaha pemerintah dalam memberantas tindakan korupsi. Terdakwa juga dinilai memakai modus penyuapan untuk mengkamuflase tindak pidananya.

“Ada rekening diisi uang yang dapat digunakan sewaktu-waktu oleh Tonny. Bahwa benar PT Adhiguna Keruktama menang saat menjadi peserta lelang dan mengerjakan pengerukan pelabuhan Pulau Pisau dan Pelabuhan Samarinda,” jelas jaksa.

Terdakwa melakukan penyuapan sebesar Rp 2,3 miliar terhadap Tonny Budiono. Dan uang tersebut digunakan untuk mengurus perizinan penggerukan empat pelabuhan. Dan atas tindakannya dia terjerat Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 6 ayat 1 KUHP.‎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *