Tersangka Perdagangan Surat Sakit Palsu Ditangkap

 

 

Eskopi.com – Dua orang mahasiswi dan seorang karyawan swasta harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Ketiganya diringku lantaran diduga membuat dan memperdagangkan surat sakit palsu.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safruddin mengungkapkan kasus pemalsuan surat sakit ini terkuak dengan adanya informasi mengenai perdagangan surat palsu tersebut di media soial. Selanjutnya, penyidik segera melakukan penyusuran dan meringkus ketiga pelaku.

“Ada tiga orang, MKM, NDY, MJS, peranannya berbeda,” ungkap Asep di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Tiga tersangka tersebut memberikan jasa dalam membuat surat keterangan sakit palsu dan kemudian dijual melalui media sosial misalnya, Instagram, Facebook serta Blogspot.

“Misalnya mereka menjualnya lewat Instagram @suratsakitjkt,” tutur Asep.

Asep menjelaskan sebuah surat sakit palsu dipatok harga mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 50 ribu per lembarnya. Para pembelinya yakni mahasiswa serta para karyawan swasta.

“Sehari bisa 50 pemesanan. Jadi dihitung-hitung bisa Rp 1 juta sehari,” imbuhnya.

Dari tindakannya itu, ketiga tersangka tersebut melanggar Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 29 ayat 1, Pasal 73 ayat 1 Jo Pasal 77 Undang-Undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

“Ancaman hukumannya di atas 5 tahun dan dilakukan penahanan,” Asep menegaskan.

Author: Arman Rahmanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Berita Terkini dan Terpercaya | Design by ThemesDNA.com
top